Babydistro’s Blog

Hari ini hari raya idul adha. Jam empat pagi kami sudah bangun dan mulai bersiap-siap untuk melaksanakan shalat ied. Namun kemudian istriku mulai mengeluh mules, dia juga merasakan ada sesuatu yang keluar dari bagian penting dirinya. Sebelumnya dia berpikir itu keputihan, tapi setelah melihat apa yang terjadi, ternyata pendarahan.

Maka kami sekeluarga terserang kepanikan beberapa saat, tetapi langsung tersadar untuk menelepon Rumah Sakit Ibu dan Anak dan segera berangkat ke sana.

Di RSIA, istriku segera menjalani pemeriksaan USG, dan kami bertanya tentang berbagai kemungkinan. Apa karena malam sebelumnya bermotor ria? atau mungkin karena makan rujak atau apa?…

Di tengah duga-duga itu, dokter menyarankan agar istri sementara dirawat di tempat itu sampai sore hari. Dia disuntik untuk pematangan paru janin… waduh? kok tindakan pendarahan seperti itu? tapi dokter tak banyak berkata karena dia harus segera memeriksa pasien lainnya.

Aku pun tak mau menerima begitu saja, segera aku search di bah Google dan menemukan satu tulisan yang cukup menarik tentang hal ini… :

Ketika menunggu pemeriksaan dokter terhadap istri yang tengah hamil 8 bulan, iseng-iseng aku baca buku rangkuman Nakita bertajuk “Mencetak anak kreatif”. Dijelaskan disitu bahwa ada strategi 4 P yaitu pribadi, pendorong, proses dan produk untuk membentuk kondisi demikian.

Anak membawa kepribadian masing-masing sehingga tidak bisa disamakan satu dengan lainnya, itu hal yang dirinci pada bagian “Pribadi”. Lebih lanjut dijelaskan bahwa jika anak berbeda jawaban dengan teman-temannya mengenai suatu hal misalnya kegunaan batu bata, mbo… ya dihargai juga, toh itu interpretasi dia terhadap suatu hal. Barangkali suatu saat interpretasinya mengarah pada bakat tertentu.

Dan hal ini memang yang aku jalankan saat ini. Mungkin agak sedikit nyeleneh dari temennya yang lain, ketika anakku menggambarkan kereta api dengan versinya. Ah… jangan-jangan suatu saat memang tipe kereta api seperti itu hehehehe…. Jadi inget tentang kisah para penemu dunia… sering diremehkan namun ternyata apa yang dibayangkan mereka bisa menjadi nyata. So pasti…. I always beside you my baby !!

Beri dukungan dan motivasi!!… begitu kira-kira fungsi kita sebagai “Pendorong”. Caranya ya berikan fasilitas, ga perlu mahal yang penting sesuai tujuan. Justru menghindarkan barang-barang yg serba otomatis agar kreativitasnya terangsang. Gehehehe… ini dia nih, alasan yang cocok buat istriku kalau dia mulai kalah dengan rengekan si kecil untuk dibelikan mainan yang serba mahal. ^_^

Jika kedua hal di atas sudah terpenuhi. Menurut si empunya catatan di majalah itu, adalah “Proses”. Kita dituntut mampu melihat proses bertahapnya dalam mengembangkan kreativitas. Bagiku sih agak sedikit sulit, karena kadang sudah merasa gregetan sendiri, kalau si kecil sudah melakukan ini itu yang menurut ku agak sedikit kurang tepat.

Nah terakhir adalah hasilnya. Anak lambat laun akan menghasilkan “Produk” dari hasil proses yang kontinu. Dan semua itu intinya menghargai.

Wah, pada dasarnya semua perkembangakn memang seperti itu, baik diorganisasi ataupun kreatifitas anak. Cuman memang seringkali kita tidak memandang sesuatu itu sebenarnya hampir sama. Seorang manajer sekalipun kadang tak menyadari bahwa melatih anaknya kreatif, ya ga jauh beda dengan melatih karyawannya kreatif. Atau barangkali sebenarnya dia gagal melatih anaknya di rumah, sehingga dia juga sulit melatih karyawannya…

Ga tau deh… cuman ini penting nih dibaca semua bos kalau mau perusahaannya berhasil gehehehe…

Regards,

Imron

Seperti orang dewasa, anak juga rupanya sudah pandai berekspresi. Coba saja, biarkan mereka jalan sendiri di sebuah toko, maka mereka serta merta mendatangi satu barang yang menurut mereka menarik. Sudah hal yang biasa bukan ? Layaknya kita …

Perbedaannya, mereka hanya melihat dari sisi visual, sesuatu yang memang mereka mengerti pada usianya. Sedangkan kita tentu dengan pengalaman, pengetahuan dan masukkan dari beberapa teman, akan banyak alasan untuk memilih ini dan memilih itu. Sebagai orang tua, biarkan mereka berekspresi sesuka hati, kita hanya memantapkan batasnya. [Pasti mikir harga … ^_^]

Kaos bagi mereka adalah benda yang dapat memberikan kepuasan. Puas karena mereka dapat menunjukkan satu gambar hero yang mungkin sekarang sedang banyak dipakai temannya, misalnya. Puas karena kaos yang dia pakai membuat seakan dirinya sama seperti hero di memorinya mungkin. Atau puas karena kaos yang dibeli orang tuanya membuat dirinya banyak dipuji.

Ayah, ibu tapi coba perhatikan…
Bagaimana dengan bahannya? nyamankah dipakai mereka ?
Apakah ada pesan yang ingin ayah ibu sampaikan kepada mereka ?
Biarkan mereka menikmati keinginannya tanpa mengenyampingkan niat dan maksud kita dengan pakaian yang kita berikan itu …

Contohnya ?
Satu desain babydistro “I love shalat”, yang dibuat dengan bahan yang nyaman membawa satu misi kepada si kecil pun ayah bunda untuk mengingat pesannya.

Jadi…
Beli yang sedikit beda dong … ^_^

by imr

Anak memang peniru terbaik. Paling getol mengikuti gerak gerik orang tuanya. Apa yang dikerjakan orang tua pasti diam diam ditirunya. Jadi, memang harus hati-hati bersikap di depan anak. Dan itu bukan hal mudah.

Satu jalan yang membuat anak terarah adalah dengan melibatkan mereka dalam aktifitas kita. Misalnya saja, bundanya yang getol masak, tidaklah salah melibatkan sang anak untuk sama-sama masak. Malah bisa jadi alasan kan bu… kalau masakan gosong gehehehe… “Abis si kecil ikut masak hehehe”… Bebas deh dari kritikan sang suami.

Nah, buat kaum lelaki yang hobi bergames ria… Ayo libatkan anak dalam games-games seru. Salah satu nya :

Games.co.id
Permainan berbasis flash ini cukup menarik.Tak perlu mendownload, dan beberapa memang cukup simple untuk dimainkan. Jangan lupa batasi waktu karena kita toh ingin browsing juga toh ^_^.

Thomas dkk
Yang ini memang paling sering dimainkan. Dan bisa dipastikan memang sudah jadi candu bagi anak kami.

Buat games hp
Buat hp dengan symbian OS, bisa download gratisan di sini. Gamesnya cukup menarik.

Games hp sip juga
Di antara games-games hp. eit… cari yang cocok buat si kecil yah…

Oke sip, silahkan berburu.
Bergames lah dengan si kecil
Toh, ini memang sudah jamannya…
Jadi, kenapa dilarang?

by Imr

Nun jauh sebelum kelahiran anak pertama, saya banyak-banyak berdoa supaya mendapatkan anak yang cerdas. Sedikit terinpirasi dengan film kartun Shin-chan yang biasa ditayangkan di televisi. Sepertinya lucu juga jika punya anak seperti itu… biar rada gokil tapi cerdas gehehehe.

Persepsi saya tentang anak cerdas berbeda dengan anak yang pintar. Anak cerdas adalah anak yang mampu menyelesaikan masalah dengan caranya sendiri. Dia akan melihat situasi yang ada dan menggunakan apapun sebagai bagian dari solusi. Sedangkan anak yang pintar terkadang mendapat insiprasi “hanya” dari pengalaman yang pernah dia alami. Sehingga bila situasi berbeda, besar kemungkinan dia akan merasa sedikit kikuk.

Cukup lama saya mengamati dua hal ini. Biar kata amatiran, tapi ternyata mencari tahu tentang dua hal ini cukup menarik. Saya jadi sering membandingkan antara satu personal dengan personal lainnya. Akhirnya semakin kuatlah pendapat saya bahwa anak pintar dan anak cerdas memang berbeda !! Dan semakin yakinlah bahwa yang saya acungkan jempol bukan anak yang pintar saja, tapi cerdas!!

Suatu hari, mertua saya membagikan barang kepada dua cucunya, anak sepupu dan anak saya, dengan maksud untuk sama-sama berhitung. Dengan sigap anak saya memberikan beberapa barang itu ke saudaranya, dan menyisakan hanya satu untuk dirinya sendiri. Walhasil ketika disuruh berhitung dialah yang cukup cepat, karena barangnya cuman satu. Padahal dia cukup faseh menghapal bilangan sampai dua digit.

“Anak cerdas!! tapi males … gehehehe”

Di lain hari, dia mempergunakan keahliannya untuk mendapatkan keinginan. Sadar betul dibutuhkan oleh temannya yang sempat “pelit” untuk meminjamkan mainan, dia pergunakan tricky “pulang untuk kembali” agar mainan itu dapat dipinjamkan. Gehehehe…

Berdasarkan pengalaman dan beberapa masukkan membentuk anak cerdas itu tergantung sejauh mana kita sering memperkenalkan si anak pada berbagai situasi, sering berkomunikasi, dan memberikan makanan yang baik.

Jadi yah…
Kurang sepakat deh kalau terlalu memaksakan anak supaya belajar dan belajar di depan buku. Kasihan waktu terbuang begitu saja…
Padahal… justru kitalah yang harus lebih cerdas mengajarkan sesuatu yang baru dengan cara yang juga cerdas… tidak perlu musti di depan buku toh…
Misalnya… bisa kan berhitung sambil belanja gorengan …
atau belajar abjad sambil main pasir …

by imr

akhir april lalu baby distro ikut bazar di komplek Puri Bali Depok, responnya cukup bagus,banyak yang suka celana sarung anak. menurut mereka bahan sarungnya sangat ringan dan enak dipake terutama tuk di daerah panas. n desain kaosnya ok.

terima kasih tuk warga puri bali..

babydistro

kita sering kali mendengar anak-anak terkena batuk pilek,diare dan muntah terutama pada anak usia kurang dari 3 tahun, rasanya itu sudah menjadi penyakit langganan bagi batita. Cuaca yang kurang bersahabat sekarang ini dapat membuat anak kita rentan terkena penyakit tersebut. untuk menghindari semua itu tentunya harus memiliki daya tahan tubuh yang kuat. makan makanan yang bergizi dapat memperkuat immunitas.saya pun pernah mengalami hal itu,anak saya mudah sakit terutama saat umurnya kurang dari 2 tahun.awalnya apabila anak saya sakit langsung saya bawa ke dokter, tapi lama-lama saya berpikir kasihan kalau harus sering diberi obat apalagi antibiotik, duh saya paling anti deh ngasih anak antibiotik sampe pernah waktu anak diare saya sedikit berperang mulut dengan dokter gara-gara saya ga mau antibiotik,akhirnya dokternya ngalah dan dia bilang bahwa dia ga menjamin kalau anak saya bisa sembuh,tapi ternyata alhamdulillah tuh dalam sehari langsung sembuh tanpa antibiotik.
ketika cuaca lagi jelek atau anak sedang dalam bepergian, siapkan daya tahan tubuh mereka agar kuat dengan memberi tambahan selain makanan utamanya seperi lebih banyak memberi buah-buahan, minum susu dan bisa juga suplemen vitamin anak. nah kalau anak sudah mulai batuk pilek cepat serang dengan makanan bergizi jangan langsung ke dokter, lihat dulu sampe seberapa parah batuk pileknya apalagi kalau anak ga demam kita ga perlu terlalu cemas, dan kalau anak diare dan muntah biasanya itu tanda anak masuk angin, cepat saja beri minum air kelapa ijo yang asli bisa ditambah gula sedikit supaya anak tertarik dan mau meminumnya, insyaAllah cepet deh sembuhnya. dan kalau anak diare ataupun sembelit coba beri minuman yang mengandung lactobaciillus, itu bisa menormalkan pencernaannya. sebisa mungkin kita jangan terlalu mudah memberi obat-obatan (kimiawi) pada anak,obat yang alami itu lebih aman dan yang penting, lebih baik mencegah penyakit itu datang.

120509
ansra

Desember 2016
S S R K J S M
« Nov    
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728293031  

babydistro.wordpress.com >> Juga Toko Online

Si kecil, anak kesayangan anda tentu makin besar makin pandai bergaya. Tentu saja anda sebagai orang tua selalu menjadi trend setter pertama baginya. Lalu mengapa tidak difasilitasi ? Babydistro.wordpress.com, menawarkan pilihan bagi kebutuhan ekspresi anak anda dengan bahan kualitas distro. Anda berbelanja sekaligus mengajarkan si kecil ber-infaq, karena dari setiap baju yang dibeli, akan kami sisihkan 2.5% dari harga jual.

Status kaos >> Rp. 50.000,- >> Libur dulu

Produk handsoap & Discwash (NEW!!)

Harga bersaing, kualitas ok, min. order 10 Liter (u/ agen)

Modal 50Rebu Dapat uang saku tiap bulan

INVESTASI MODAL 50 RIBU DAPAT 111 Jt/4Bln~ KLIK DI SINI

Blog Stats

  • 16,639 hits